Kamis, 10 Februari 2011

Hubungan Paritas dengan Anemia Pada Ibu Hamil

AKADEMI KEBIDANAN MERANGIN
Karya Tulis Ilmiah,     September 2009

Ike Fitria Isnaini

Hubungan Paritas dengan Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kuamang Kuning I Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo Tahun 2009.

ABSTRAK
Di Indonesia, kematian maternal diperkirakan 450 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu tidak langsung antara lain gangguan pada kehamilan, seperti anemia, Kurang Energi Protein (KEP), dan Kurang Energi Kronis (KEK). Prevalensi anemia pada ibu hamil 51%, 4,8% ibu usia 15-49 berisiko menderita KEP. Di Indonesia, frekuensi ibu hamil dengan anemia relatif tinggi yaitu 63,5% sedangkan di Amerika hanya 6%.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kuamang Kuning I Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo dan dilakukan selama bulan Juli-Agustus tahun 2009. Metode yang digunakan adalah metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional, Data yang digunakan adalah data sekunder dengan melihat register ibu hamil.
Pada penelitian ini didapatkan hasil dengan menggunakan chi-square diperoleh hasil X² hitung (21,8) > X² tabel (3,481) dengan α = 0,05 yang berarti ada hubungan antara paritas dengan anemia pada ibu hamil dan setelah dilakukan perhitungan dengan koefisien kontingensi untuk melihat keeratan hubungan antar kedua variabel, diperoleh hasil 0,313 yang berarti hubungan kedua variabel rendah.
Diharapkan kepada peneliti lain untuk melanjutkan penelitian ini dengan variabel yang lain.


Daftar bacaan 23 (1995-2008)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar